{"id":2206,"date":"2019-12-17T09:18:50","date_gmt":"2019-12-17T09:18:50","guid":{"rendered":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/?p=2206"},"modified":"2022-04-03T06:16:27","modified_gmt":"2022-04-03T06:16:27","slug":"cara-menanam-bibit-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/","title":{"rendered":"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Cara menanam bibit sawit yang benar<\/strong> itu sangat beragam seperti yang biasa kita lakukan sendiri pada saat mempersiapkan lahan perkebunan kelapa sawit. <\/p>\n\n\n\n<p>Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) memberikan informasi tentang Petunjuk Teknis Penanaman Bibit Kelapa Sawit Unggul di Lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Prosedur yang disampaikan ini bisa saja menjadi referensi\nbagi kita untuk menanam jenis bibit sawit apapun, tergantung dari kesanggupan\nkita masing-masing. Namun saran dari kami yaitu gunakanlah selalu bibit sawit\nyang berasal dari penyedia benih yang telah terdaftar di Kementrian Pertanian\n(bibit unggul). <\/p>\n\n\n\n<p>Penting untuk diingat bahwa, jenis bibit juga sangat berpengaruh terhadap jumlah produksi dan kualitas TBS yang dihasilkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh sebab itu berikut ini cara menanam bibit sawit yang bisa anda ikuti untuk mempermudah dalam proses penanaman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>A. Pengolahan Lahan Untuk Bibit Kelapa Sawit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Terdapat 7 (tujuh) tahap yang bisa diikuti untuk melakukan pengolahan lahan perkebunan kelapa sawit, diantaranya adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Bajak (Luku 1)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pekerjaan bajak luku dilakukan sebelum dilakukannya\npenumbangan pohon. Bajak ini bisa saja dilakukan pada perkebunan yang akan\nreplanting atau penanaman baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Meluku 1 (satu) dilakukan dengan cara mencangkul dan\nmembalik tanah dengan kedalaman minimal 30 cm dari permukaan tanah.<\/p>\n\n\n\n<p>Meluku 1 tersebut dilakukan dengan arah diagonal terhadap barisan tanaman kelapa sawit.  <\/p>\n\n\n\n<p>Alat yang biasa digunakan adalah Disc Plough diameter 25 inchi dengan penggerak yang dibantu oleh traktor roda ban.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Memancang Rumpukan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kegiatan memancang rumpukan dilakukan oleh personel juru ukur.<\/p>\n\n\n\n<p>Arah pancang rumpukan dilakukan sejajar dengan barisan\ntanaman dan dilatakkan pada gawangan mati.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap 2 (dua) baris tanaman yang ditumbang, dirumpuk\nmenjadi 1 barisan rumpukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pancangan rumpukan diusahakan selurus mungkin sehingga tidak mengenai rancangan barisan tanaman. <\/p>\n\n\n\n<p>Atur jarak rumpukan dengan rancangan barisan tanaman pada jarang minimal 2 meter (jangan terlalu dekat).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Menumbang Pohon dan Chipping (Pencacahan)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menumbang dan mencacah pohon dilakukan setelah diselesaikan\npekerjaan memancang tempat rumpukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat dilakukannya penumbangan, usahakan bonggol pohon juga\ndibongkar.<\/p>\n\n\n\n<p>Pohon yang telah ditumbang, kemudian diletakkan pada daerah\nyang dipancang rumpukan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika melakukan cacahan, sebaiknya tebal batang yang dicacah berkisar 5-20 cm dengan sudut potong 45-60 derajat.<\/p>\n\n\n\n<p>Alat yang biasa digunakan&nbsp; untuk kegiatan penumbangan dan chipping adalah Excavator.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Pembersihan Sisa Akar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Akar yang tersisah dari kegiatan penumbangan dan chipping, dikumpulkan dengan cara dikutip lalu dikumpulkan di daerah rumpukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Akar yang dibersihkan adalah akar yang keluar ke permukaan tanah atau yang bisa ditarik secara manual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Aplikasi Trichoderma 1<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Aplikasi Trichoderma ini merupakan suatu kegiatan pencegahan\nterhadap serangan Ganoderma.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman kelapa sawit yang ditanam pada lahan bekas\nreplanting rentan terhadap serangan Ganoderma pada tanaman baru, sehingga\ndiperlukan pengaplikasian Trichoderma untuk menghambat dan menahan pertumbuhan\nGanoderma.<\/p>\n\n\n\n<p>Aplikasi Trichoderma 1 dilakukan pada rumpukan hasil cacahan batang dengan cara menaburkan diatas rumpukan cacahan batang.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar aplikasi Trichoderma merata, sebelum diaplikasikan sebaiknya Trichoderma dicampur dengan tanah dari lokasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Pembajakan Luku 2<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Proses pekerjaan meluku (membajak) 2 dilakukan setelah\nproses pengerjaan penumbangan pohon sampai dengan pencacahan (chipping) selesai\ndilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Meluku 2 dilaksanakan dengan cara mencangkul dan membalikkan tanah dengan kedalaman 30 cm yang dilakukan searah dengan rumpukan tanaman. <\/p>\n\n\n\n<p>Alat yang digunakan untuk melakukan pekerjaan ini adalah Disc Plough dengan ukuran diameter piringan 25 inchi (sama seperti meluku 1) yang ditarik dengan traktor roda ban.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Rajang (Harrow)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Rajang dilakukan searah dengan luku 2 yang dilaksanakan pada\nwaktu 14 hari setelah pekerjaan Luku 2 selesai.<\/p>\n\n\n\n<p>Alat yang biasa digunakan untuk rajang adalah Harrow yang\nditarik dengan Traktor Roda Ban (TRB).<\/p>\n\n\n\n<p>Pekejaan ini dilakukan untuk tujuan meratakan tanah yang masih menumpuk-numpuk.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedalaman rajang dilakukan pada minimal 15 cm dari permukaan tanah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>B. Penamaman dan Pemeliharaan Tanaman Penutup Tanah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tanaman penutup tanah atau sering disebut Legume Cover Crop\n(LCC) sangat sering dijumpai dilahan perkebunan kelapa sawit dengan tujuan\nuntuk menjaga pertumbuhan gulma liar dan menjaga kelembaban tanah. LCC sering\njuga disebut dengan Kacangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan penanaman dan membangun kacangan harus didahului\ndengan pemancangan dan pembuatan jalur tanaman kacangan itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Janis LCC yang biasa digunakan dan dijual bebas adalah\nPueraria javanica (PJ), Colopogonium mucunoides (CM), Centrosema pubescens (CP)\ndan Mucuna bracteata (MB).<\/p>\n\n\n\n<p>Penanaman kacangan dari stek atau semai dilakukan searah\nbaris tanaman dengan populasi 200-400 stek\/hektar, perlu diperhatikan bahwa\njarak per gawangan minimal 2 baris tanaman kacangan (stek).<\/p>\n\n\n\n<p>Khusus untuk tanaman penutup tanah jenis MB dibutuhkan\n600-700 stek\/hektar.<\/p>\n\n\n\n<p>MB ditanam 2 baris setiap gawangan dengan jarak barisan\nadalah 2 meter dari barisan tanaman dan jarak titik tanam MB dalam barisan\nadalah 5 meter.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah 1 bulan waktu penanaman LCC sebaiknya diberi pupuk\nNPK dengan komposisi 15-15-6-4 dengan dosis aplikasi sebanyak 10 gram per\npohon.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyiangan dilakukan setiap rotasi 1 kali dalam sebulan sejak tanaman LCC di tanam.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi tanaman LCC yang mati, agar segera disisip dengan tanaman yang baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara menanam bibit sawit yang benar selanjutnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>C. Pembuatan Lubang Tanam Besar (Big Hole) untuk Areal Replanting (Tanam Ulang) dan Lubang Tanam Biasa untuk Areal Bukaan Baru<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah kegiatan persiapan lahan dan penanaman LCC di kebun yang akan dijadikan untuk komoditas tanaman kelapa sawit maka kegiatan selanjutnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pemancangan Titik Tanam<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Arah barisan tanaman yang diatur adalah Utara-Selatan dan\npada keadaan tertentu arah barisan dapat diubah dan disesuaikan dengan\ntopografi lahan perkebunan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jarak tanam yang diterapkan adalah segitiga sama kaki dan\natau disesuaikan dengan topografi lahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Areal yang rata sampai dengan bergelombang (0-28 derajat)\njarak tanam yang diterapkan adalah7,692 x 9,09 meter sehingga kerapatannya\nadalah 143 pohon per hektar.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk areal berbukit (&gt;28-45 derajat) jarak tanam yang bisa diterapkan adalah 8,333 x 9,09 meter sehingga kerapatan tanaman bisa mencapai 132 pohon per hektar.<\/p>\n\n\n\n<p>Titik tanam yang dipancang harus lurus dan sering disebut dengan mata 5.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Membuat Lubang Tanam Besar (Big Hole)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pembuatan lubang tanam besar dilaksanakan lebih kurang 4\nminggu sebelum penanaman bibit sawit.<\/p>\n\n\n\n<p>Titik pancang lubang tanam besar bergeser searah barisan tanaman 1,5 meter dan searah gawangan 1,5 meter.<\/p>\n\n\n\n<p>Ukurang lubang tanam besar adalah 3 x 3 x 1 meter.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Aplikasi Tandan Kosong Sawit (TKKS) dan Biofungisida Trichoderma<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah lubang tanam besar selesai dibuat, maka selanjutnya\nadalah lubang tanam besar diisi dengan TKKS dengan dosis 400 Kg per lubang\ntanam.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya aplikasikan Biofungisida di atas TKKS yang telah\ndiaplikasikan sebelumnya dengan cara ditabur merata dengan dosis 400 gram per\nlubang tanam.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar penaburan Biofungisida merata sebelum pengaplikasian lakukan\npencampuran dengan tanah bekas galian.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah diinkubasi (didiamkan) selama 4 minggu, penanaman bibit dapat dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penanaman bibit dilakukan dengan cara membuat kembali lubang tanam kecil dengan ukuran 60x60x60 cm. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Pembuatan Lubang Tanam Biasa<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Lubang tanam biasa dibuat dengan cara melubangi titik\npancang pada ukuran 60x60x60 cm. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan cara\nmanual yaitu menggunakan cangkul atau secara mekanis dengan menggunakan hole\ndigger.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah lubang tanam jadi, maka berikutnya adalah pengaplikasian biofungisida Trichoderma sebanyak 200 gram per lubang tanam ditambah <a href=\"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/jenis-pupuk-sawit\/\">pupuk Rock Phosphate<\/a> sebanyak 500 gram per lubang tanam.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemberian dilakukan dengan cara menabur tipis keseluruh bagian lubang tanam dan bagian tepi (atas) lubang tanam.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu lubang tanam didiamkan selama 2 minggu sebelum ditempatkan bibit tanaman sawit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Penanaman Bibit Kelapa Sawit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Bibit kelapa sawit yang siap untuk ditanam adalah tanaman\nyang telah berumur 10-12 bulan sejak pembibitan awal di polibag.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum bibit ditanam, kedalaman lubang tanam disesuaikan\ndengan ketebalan tanah di polybag.<\/p>\n\n\n\n<p>Buka polybag dan masukkan bibit ke dalam lubang tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Timbun lubang tanam dengan tanah lapisan atas (topsoil) sambil dipadatkan agar bibit tidak goyang dan doyong.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Konsolidasi Tanaman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Konsolidasi dilakukan setiap bulan setelah bibit di tanam di\nlapangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini bertujuan untuk memastikan bibit yang kita tanam\ntumbuh dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi tanaman yang doyong agar ditegakkan dan tanaman yang\nmati atau terserang hama penyakit atau abnormal segera diganti dengan tanaman\nbaru (disisip).<\/p>\n\n\n\n<p>Penyisipan tanaman dilakukan maksimal sampai tanaman berumur\nlima tahun<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah informasi mengenai cara menanam bibit sawit yang benar, sebagai catatan untuk areal replanting (tanam ulang) dianjurkan untuk menggunakan lubang tanam dengan sistem Big Hole (lubang besar), namun untuk areal rendahan atau pada areal dengan fraksi liat yang tinggi (daya infiltrasi rendah) tidak dianjurkan menggunakan sistem big hole karena akan berpotensi tanaman menjadi terendam.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada areal bukaan baru, penanaman dapat menggunakan lubang tanam biasa. Perlu diingat bahwa aplikasi bahan organik melalui TKKS perlu dilakukan setiap tahun (baik untuk areal replanting ataupun areal bukaan baru) dengan dosis 200 kg per pokok. Adapun pengaplikasian dilakukan dengan cara disusun pada sekeliling piringan dengan ketebalan satu lapis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Petunjuk Teknis Penanaman Bibit Sawit Unggul di Lapangan<\/strong>. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Indonesian Palm Oil Research Institute. Dapat diakses <a href=\"http:\/\/www.iopri.org\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/BROSUR-PEMBIBITAN-2017.pdf\">DISINI<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sawit merupakan komoditas unggulan hingga saat ini. Oleh sebab itu dibutuhkan informasi yang cocok mengenai cara menanam bibit sawit yang benar. Inilah caranya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23570,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[31,32],"class_list":["post-2206","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perawatan-sawit","tag-bibit-sawit","tag-menanam-sawit"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menanam bibit sawit yang benar menurut PPKS dapat anda pelajari disini. Ulasan yang lengkap bisa membantu mengatasi permasalahan yang anda temui.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menanam bibit sawit yang benar menurut PPKS dapat anda pelajari disini. Ulasan yang lengkap bisa membantu mengatasi permasalahan yang anda temui.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Seputar Perkebunan Sawit\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-12-17T09:18:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-03T06:16:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/menanam-bibit-sawit.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ilham M.Si\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ilham M.Si\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ilham M.Si\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f\"},\"headline\":\"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS\",\"datePublished\":\"2019-12-17T09:18:50+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-03T06:16:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/\"},\"wordCount\":1328,\"commentCount\":1,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/menanam-bibit-sawit.jpg\",\"keywords\":[\"Bibit Sawit\",\"Menanam Sawit\"],\"articleSection\":[\"Perawatan Sawit\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/\",\"name\":\"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/menanam-bibit-sawit.jpg\",\"datePublished\":\"2019-12-17T09:18:50+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-03T06:16:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f\"},\"description\":\"Cara menanam bibit sawit yang benar menurut PPKS dapat anda pelajari disini. Ulasan yang lengkap bisa membantu mengatasi permasalahan yang anda temui.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/menanam-bibit-sawit.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/menanam-bibit-sawit.jpg\",\"width\":640,\"height\":480,\"caption\":\"cara menanam bibit sawit\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/cara-menanam-bibit-sawit\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Seputar Perkebunan Sawit\",\"description\":\"&quot;Berkelanjutan dan Produktif&quot;\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f\",\"name\":\"Ilham M.Si\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ilham M.Si\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/author\\\/1211ilhamgmail-com\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS","description":"Cara menanam bibit sawit yang benar menurut PPKS dapat anda pelajari disini. Ulasan yang lengkap bisa membantu mengatasi permasalahan yang anda temui.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS","og_description":"Cara menanam bibit sawit yang benar menurut PPKS dapat anda pelajari disini. Ulasan yang lengkap bisa membantu mengatasi permasalahan yang anda temui.","og_url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/","og_site_name":"Seputar Perkebunan Sawit","article_published_time":"2019-12-17T09:18:50+00:00","article_modified_time":"2022-04-03T06:16:27+00:00","og_image":[{"width":640,"height":480,"url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/menanam-bibit-sawit.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ilham M.Si","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ilham M.Si","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/"},"author":{"name":"Ilham M.Si","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f"},"headline":"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS","datePublished":"2019-12-17T09:18:50+00:00","dateModified":"2022-04-03T06:16:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/"},"wordCount":1328,"commentCount":1,"image":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/menanam-bibit-sawit.jpg","keywords":["Bibit Sawit","Menanam Sawit"],"articleSection":["Perawatan Sawit"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/","url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/","name":"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/menanam-bibit-sawit.jpg","datePublished":"2019-12-17T09:18:50+00:00","dateModified":"2022-04-03T06:16:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f"},"description":"Cara menanam bibit sawit yang benar menurut PPKS dapat anda pelajari disini. Ulasan yang lengkap bisa membantu mengatasi permasalahan yang anda temui.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/#primaryimage","url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/menanam-bibit-sawit.jpg","contentUrl":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/menanam-bibit-sawit.jpg","width":640,"height":480,"caption":"cara menanam bibit sawit"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/cara-menanam-bibit-sawit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menanam Bibit Sawit Yang Benar Menurut PPKS"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/","name":"Seputar Perkebunan Sawit","description":"&quot;Berkelanjutan dan Produktif&quot;","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f","name":"Ilham M.Si","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ilham M.Si"},"sameAs":["http:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog"],"url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/author\/1211ilhamgmail-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/menanam-bibit-sawit.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2206"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2206\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23789,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2206\/revisions\/23789"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}