{"id":1880,"date":"2019-12-04T04:09:07","date_gmt":"2019-12-04T04:09:07","guid":{"rendered":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/?p=1880"},"modified":"2020-11-06T22:23:20","modified_gmt":"2020-11-06T22:23:20","slug":"meningkatkan-kesuburan-tanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/","title":{"rendered":"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Meningkatkan kesuburan tanah<\/strong> dapat dilakukan dengan beberapa cara salah satunya adalah memanfaatkan karbon. Karbon yang diperoleh berasal dari sisa limbah pertanian seperti tempurung kelapa, cangkang kelapa sawit, jerami padi, sekam padi dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Tempurung kelapa, cangkang kelapa sawit, jerami padi dan\nsekam padi merupakan biomassa yang sangat potensial untuk dijadikan sebagai\nsumber karbon (biochar) dalam meningkatkan kesuburan tanah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Biochar<\/h2>\n\n\n\n<p><a href=\"http:\/\/www.unido.or.jp\/en\/technology_db\/5250\/\">Biochar<\/a> adalah bahan padat yang kaya dengan unsur karbon dari hasil konversi limbah organik (biomas pertanian) melalui proses pembakaran tidak sempurna. <\/p>\n\n\n\n<p>Pembakaran tidak sempurna adalah proses pembakaran dengan suplai oksigen yang terbatas atau sering disebut sebagai pirolisis. <\/p>\n\n\n\n<p>Pembakaran tidak sempurna dapat dilakukan menggunakan alat Tanur dengan suhu berkisar 250-350<sup>o<\/sup>C selama 1-3,5 jam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sumber Bahan Baku Biochar<\/h2>\n\n\n\n<p>Bahan baku terbaik yang dapat dijadikan sebagai biochar adalah limbah organik secara khusus yaitu limbah pertanian dan perkebunan.<\/p>\n\n\n\n<p>Limbah sisa pertanian dan perkebunan tersebut merupakan limbah yang sulit terdekomposisi atau terurai atau rasio C\/N tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p>Bahan baku yang umum digunakan sebagai sumber biochar adalah sekam padi dengan proporsi 16-28% dari jumlah gabah kering; tempurung kelapa dengan proporsi 15-19% dari jumlah buah kelapa; tempurung kelapa sawit dengan proporsi 6,4% dari produksi TBS; dan tongkol jagung 21% dari bobot tongkol kering.<\/p>\n\n\n\n<p>Jumlah biomasa pertanian dan potensi sebagai bahan baku biochar dapat dilihat pada Tabel berikut: <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table><tbody><tr><td><strong>Biomassa<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Jumlah (Ton\/Tahun)<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Asumsi Proporsi Biomassa yang Dapat Diperoleh (%)<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Potensi Biomassa menjadi Biochar (Ton\/Tahun)<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Rasio Biochar\/Biomassa<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Potensi Biochar (Ton\/Tahun)<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Sekam padi<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">13.612.343<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">50<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">6.806.172<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">0,26<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">1.769.605<\/td><\/tr><tr><td>Tempurung kelapa<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">539.644<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">50<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">269.822<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">0,25<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">67.456<\/td><\/tr><tr><td>Cangkang sawit<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">6.400.000<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">30<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">1.920.000<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">0,50<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">960.000<\/td><\/tr><tr><td>Kulit kakao<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">1.208.553<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">50<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">604.277<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">0,33<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">199.411<\/td><\/tr><tr><td>Tongkol jagung<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">3.652.912<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">30<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">1.095.712<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">0,13<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">142.443<\/td><\/tr><tr><td>Jumlah<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">25.412.912<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">10.695.985<\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><\/td><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\">3.138.914<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Sumber: Syarwani <em>et al. <\/em>(2013) dalam Balai Penelitian Tanah (2015)<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi Biochar untuk Meningkatkan Kesuburan Tanah <\/h2>\n\n\n\n<p>Beberapa penelitian membuktikan bahwa biochar memiliki manfaat yang luar biasa terutama untuk memperbaiki kualitas lahan mulai dari sifat fisika, kimia dan biologi tanah.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong><a href=\"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/jenis-pupuk-sawit\/(opens in a new tab)\">Jenis Pupuk Sawit yang Perlu di Persiapkan<\/a><\/strong> <\/h4>\n\n\n\n<p>Biochar juga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mampu memulihkan kualitas tanah yang terdegradasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Fungsi biochar adalah untuk:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Meningkatkan ketersediaan unsur hara di dalam tanah<\/li><li>Menahan hara agar tidak mudah tercuci atau menguap<\/li><li>Melindungi tanah dari erosi oleh tetes air hujan<\/li><li>Meningkatkan pH dan KTK pada lahan kering dan bersifat masam<\/li><li>Membantu untuk merangsang perkembangan mikroorganisme simbiotik seperti mikoriza, karena mampu menahan air dan udara serta menciptakan lingkungan yang bersifat netral khususnya bagi tanah yang bersifat masam.<\/li><li>Dapat meningkatkan produksi tanaman.<\/li><li>Mengurangi laju emisi CO2 dan mengakumulasi karbon dalam jumlah yang  cukup besar sehingga sangat baik diaplikasikan pada lahan berpasir. <\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Biochar juga mampu bertahan lama di tanah yaitu hingga lebih dari 400 tahun karena sulit terdekomposisi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Karakteristik Biochar yang Bagus<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagai bahan pembenah tanah, biochar yang akan digunakan harus memiliki karakteristik yang sesuai agar fungsinya dapat berjalan maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun karakteristik yang harus diperhatikan adalah:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>pH<\/li><li>Kemampuan menahan air<\/li><li>Kandungan C-Organik<\/li><li>Kapasitas Tukar Kation (KTK)<\/li><li>Kandungan unsur hara <\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Karakter dan kualitas biochar yang digunakan bergantung dari\nsumber bahan baku dan proses pembuatannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga kita harus tepat dalam memilih bahan baku dan prosedur pembuatan biochar tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Balai Penelitian Tanah. 2015. Biochar Untuk Pembenah Tanah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meningkatkan kesuburan tanah secara alami dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme baik sehingga kesuburan tanah menjadi lebih optimal. Berikut ini bahan alami yang dapat menyuburkan tanah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23598,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[4,3],"tags":[23,24,25,26],"class_list":["post-1880","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","category-pemupukan","tag-biochar","tag-karakteristik-biochar","tag-kesuburan-tanah","tag-sumber-biochar"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meningkatkan kesuburan tanah salah satunya adalah memanfaatkan biochar, berikut ini akan membahasa pengertian biochar, sumber, dan karakteristiknya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meningkatkan kesuburan tanah salah satunya adalah memanfaatkan biochar, berikut ini akan membahasa pengertian biochar, sumber, dan karakteristiknya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Seputar Perkebunan Sawit\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-12-04T04:09:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-11-06T22:23:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/IMG20201018100406-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ilham M.Si\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ilham M.Si\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ilham M.Si\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f\"},\"headline\":\"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)\",\"datePublished\":\"2019-12-04T04:09:07+00:00\",\"dateModified\":\"2020-11-06T22:23:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/\"},\"wordCount\":485,\"commentCount\":2,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/IMG20201018100406-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"Biochar\",\"Karakteristik Biochar\",\"Kesuburan Tanah\",\"Sumber Biochar\"],\"articleSection\":[\"Lingkungan\",\"Pemupukan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/\",\"name\":\"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/IMG20201018100406-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2019-12-04T04:09:07+00:00\",\"dateModified\":\"2020-11-06T22:23:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f\"},\"description\":\"Meningkatkan kesuburan tanah salah satunya adalah memanfaatkan biochar, berikut ini akan membahasa pengertian biochar, sumber, dan karakteristiknya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/IMG20201018100406-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/12\\\/IMG20201018100406-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1920,\"caption\":\"meningkatkan kesuburan tanah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/meningkatkan-kesuburan-tanah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Seputar Perkebunan Sawit\",\"description\":\"&quot;Berkelanjutan dan Produktif&quot;\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f\",\"name\":\"Ilham M.Si\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ilham M.Si\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/susunbentangalam.co.id\\\/blog\\\/author\\\/1211ilhamgmail-com\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)","description":"Meningkatkan kesuburan tanah salah satunya adalah memanfaatkan biochar, berikut ini akan membahasa pengertian biochar, sumber, dan karakteristiknya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)","og_description":"Meningkatkan kesuburan tanah salah satunya adalah memanfaatkan biochar, berikut ini akan membahasa pengertian biochar, sumber, dan karakteristiknya.","og_url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/","og_site_name":"Seputar Perkebunan Sawit","article_published_time":"2019-12-04T04:09:07+00:00","article_modified_time":"2020-11-06T22:23:20+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1920,"url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/IMG20201018100406-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ilham M.Si","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ilham M.Si","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/"},"author":{"name":"Ilham M.Si","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f"},"headline":"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)","datePublished":"2019-12-04T04:09:07+00:00","dateModified":"2020-11-06T22:23:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/"},"wordCount":485,"commentCount":2,"image":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/IMG20201018100406-scaled.jpg","keywords":["Biochar","Karakteristik Biochar","Kesuburan Tanah","Sumber Biochar"],"articleSection":["Lingkungan","Pemupukan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/","url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/","name":"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/IMG20201018100406-scaled.jpg","datePublished":"2019-12-04T04:09:07+00:00","dateModified":"2020-11-06T22:23:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f"},"description":"Meningkatkan kesuburan tanah salah satunya adalah memanfaatkan biochar, berikut ini akan membahasa pengertian biochar, sumber, dan karakteristiknya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/#primaryimage","url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/IMG20201018100406-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/IMG20201018100406-scaled.jpg","width":2560,"height":1920,"caption":"meningkatkan kesuburan tanah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/meningkatkan-kesuburan-tanah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Meningkatkan Kesuburan Tanah dengan Biochar (Karbon)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/","name":"Seputar Perkebunan Sawit","description":"&quot;Berkelanjutan dan Produktif&quot;","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/382a172c80937ea6ab4090c002a97f4f","name":"Ilham M.Si","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20ce55d0d8bd1fb8dece0b1f287496cdd886f9bb01e7af7de70a3c61507cca96?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ilham M.Si"},"sameAs":["http:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog"],"url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/author\/1211ilhamgmail-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/IMG20201018100406-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1880"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1880\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23599,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1880\/revisions\/23599"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23598"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/susunbentangalam.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}